Minggu , 18 November 2018
Home / Arsip Tag: Elektronika

Arsip Tag: Elektronika

Produk Elektronik MAN 2 Wates Sedot Perhatian Pengunjung Expo Madrasah (repost)

Siswa MAN 2 Wates Kulon Progo Yogyakarta sedang simulasi permainan sirine pada Expo Madrasah 2017

Yogyakarta (Kemenag) — Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2017 dimeriahkan dengan Expo Madrasah. Sejumlah hasil kreasi siswa dan produk keunggulan madrasah dari berbagai daerah dipamerkan. Salah satunya adalah produk elektronik siswa MAN 2 Wates Kulon Progo Yogyakarta. Produk ini cukup menyedot perhatian pengunjung Expo Madrasah 2017 yang dipusatkan di Gedung Olah Raga Among Rogo Yogyakarta. Ada dua produk yang dipamerkan, yakni: Permainan Sirine dan Kontrol Bak Air Otomatis. Fitri Novianti, siswi MAN 2 Wates yang jaga stand menjelaskan bahwa Permainan Sirine ini bertujuan untuk mengajarkan anak berkonsentrasi. “Alat ini terdiri dari sensor, kawat yang dibentangkan dan dibentuk berliku-liku hingga sedemikian rupa, sirine, serta pensil yang ujungnya diberi kawat melingkar dan dimasukkan dalam kawat yang berliku tersebut,” jelas Fitri, Jumat (11/08). Aturan mainnya, lanjut Fitri, peserta diminta menjalankan pensin dari kanan ke kiri atau sebaliknya, dengan catatan kawat pensil tidak bersentuhan dengan kawat yang berliku. Sebab, jika tersentuh maka sirinenya akan berbunyi. Menurut Fitri,  alat ini pada prinsipnya mengkombinasikan antara elektornika dengan permainan. “Alat ini tidak mahal, biayanya sekitar 100 ribu. Yang mahal adalah sensornya,” tambah Fitri. Sedangkan Kontrol Bak Air Otomatis, menurut Fitri prinsipnya juga sama, memanfaatkan elektronika untuk kebutuhan sehari-hari. “Komponen terpenting dari alat ini adalah sensor. Ada sensor bawah untuk mengetahui air sebelum habis. Ada sensor atas untuk mengetahui air sebelum penuh,” papar Amelia Nafira yang juga ikut menjaga dan melayani pengunjung yang bertanya. Alat ini pada intinya membantu manusia untuk tidak perlu repot-repot menyalakan saklar air bila air di penampungan …

Baca Selengkapnya »

ACDP Support MAN 2 Wates Gali Potensi Kulon Progo

Syahid dan Roderig diskusi dengan alumni keterampilan yang sudah menjadi entrepreneur, Selasa (17/1).

Kulon Progo (MAN 2 Wates). Diskusi dan visitasi madrasah ketrampilan oleh timAnalytical and Capacity Development Partnership (ACDP) di MAN 2 Wates, Selasa (17/1) berjalan sukses. ACDP merupakan sebuah kemitraan untuk Pengembangan Kapasitas dan Analisis Pendidikan yang dibentuk Pemerintah Republik Indonesia (diwakili oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional / BAPPENAS), Pemerintah Australia, Uni Eropa dan Asian Development Bank (ADB). “Incredible!” Itulah satu kata yang diungkapkan Dr. Roderig James Murray, usai berdiskusi dengan 10 alumni keterampilan lulusan tahun 2009 hingga 2016. Alumni yang khusus diundang untuk mengetahui relevansi antara kompetensi program keterampilan dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri. Lebih lanjut Vocational Education dari Australia tersebut melalui Dr.Achmad Syahid sebagai penerjemah sekaligus Madrasah Education Specialist, berpesan bahwa orang muslim dimana pun harus menjadi leader baik di bidang ekonomi, maritim, pertanian, dan sebagainya. Hanya orang yang punya motivasi yang bisa mengubah rasa takut. Menurut Syahid, syarat-syarat menjadi MAK (Madrasah Aliyah Keterampilan) untuk sekarang ini MAN 2 Wates sudah cukup, baik dari kompetensi siswa, alumni, maupun guru. Kurikulum dan sarana prasarana sudah didesain dengan baik, mempunyai lahan yang cukup, serta antusiasme yang tinggi. “Hanya perlu ditingkatkan sedikit lagi bukan karena kurang memenuhi standar tetapi untuk bisa menjawab tantangan di luar sana yang jauh lebih tinggi,” imbuhnya. Hal yang menggembirakan di madrasah ini yaitu adanya potensi yang bisa dikembangkan yang bisa menutupi kekurangan yang ada. Potensi tersebut antara lain kepala madrasah mempunyai visi yang baik, guru-guru antusias mengajarnya tinggi, serta anak-anak yang ingin menyongsong masa depan lebih baik, antusias dalam …

Baca Selengkapnya »

MAN 2 Wates Sukses sebagai Pembuka Stan Kemenag Kulon Progo Manunggal Fair 2016

Kulon Progo (MAN 2 Wates). Menjadi madrasah pembuka dalam acara Manunggal Fair 2016 di stan Kankemenag Kulon Progo merupakan suatu kehormatan dan kebanggaaan MAN 2 Wates, Jumat (30/9). Tak lepas hal ini karena MAN 2 Wates sebagai madrasah yang ditunjuk Kemenag Pusat untuk revitalisasi menjadi madrasah keterampilan dan prestasinya sebagai juara II madrasah adiwiyata tingkat provinsi. Sesuai tema yang diusung Manunggal Fair 2016 yakni Mewujudkan Kulon Progo Maju Mandiri dan Sejahtera maka MAN 2 Wates menampilkan hasil karya terbaik siswa dari empat program keterampilan dan adiwiyata. Karya-karya tersebut meliputi Pizgrow (Pizza Growol) dan Pai beraneka rasa yang merupakan brandnya keterampilan TPHP (Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian) MAN 2 Wates. Untuk keterampilan Tata Busana menyajikan kain jumputan, jilbab, dan baju kerja kreasi siswa. Buku tamu bagi pengunjung stan yang didesain dengan menggunakan desktop juga sebagai bentuk kreasi dari keterampilan TI/DKV (Desain Komunikasi Visual). Sedangkan keterampilan elektronika menyajikan pompa air otomatis, game robotik, dan game tes konsentrasi Mr.Bean yang agaknya menjadi daya tarik favorit bagi pengunjung stan. Untuk karya-karya adiwiyata disuguhkan aneka produk handmade seperti bros, pigura, tempat tissue, tas, dll. Hingga hari kedua pelaksanaan pameran, para pelajar dari berbagai SD dan SMP memenuhi stan Kankemenag Kulon Progo – MAN 2 Wates. “Alhamdulillah, MAN 2 Wates kembali bisa ikut berkiprah dalam Manunggal Fair yang diadakan Humas dan TI Pemkab Kulon Progo. Keikutsertaan ini sebagai wujud sebagai bagian dari masyarakat Kulon Progo dan mendukung program-programnya. Selain itu, dengan ikut pameran akan mendekatkan MAN 2 Wates pada masyarakat, agar mereka juga bisa mengenal lebih dekat …

Baca Selengkapnya »