Sabtu , 17 November 2018
Home / Arsip Tag: Adiwiyata

Arsip Tag: Adiwiyata

Mengelola Kelas  Adiwiyata Dengan Melaksanakan Lomba Kreasi dan Kebersihan Kelas

Kulon Progo – Telah lolos  Adiwiyata Tingkat Nasional di tahun 2017, madrasah berikan penghargaan terhadap kelas yang telah mengelola kelasnya  dengan sangat baik. Di sela apel Senin pagi, Anita Isdarmini menyampaikan kepada  seluruh civitas  akademika  MANDAKU untuk terus melaksanakan  program-program Adiwiyata secara berkesinambungan. Senada dengan kepala madrasah, Merry Nirwana  Rini, selaku pembina apel  di  kampus  II pun megemukakan hal yang sama (15/1). “Program-program yang sudah dilaksanakan di kampus I, mari kita lanjutkan juga di kampus II. Bagaimana kreativitas kalian untuk membuat madrasah ini nyaman untuk belajar,”begitu amanat yang disampaikan. Salah satu aspek kajian lingkungan di MANDAKU adalah pemilahan dan pemanfaatan sampah. Saat ini, tak lagi membuang sampah pada tempatnya, namun pada meminimalisasi  sampah dan memilahnya. Guna mengapresiasi semangat siswa  dalam mengelola kelas  adiwiyata, madrasah melaksanakan lomba kreasi dan kebersihan kelas secara berkesinambungan. Hasilnya luar biasa,  setiap kelas  berusaha  mengelola sampah dan  digunakan untuk menghias  kelas. Tiap  kelas  pun berlomba  membuat kelas bersih dan nyaman, dengan  menempatkan beberapa pot tanaman hias. Tanaman hias, termasuk pot gantung adalah tanggung jawab  setiap kelas untuk memeliharanya. Di ujung tahun, sesuai janjinya, Anita menyerahkan hadiah berupa uang pembinaan senilai 750 ribu rupiah kepada  kelas yang dinilai paling maksimal  dalam mengelola kelas  Adiwiyata . Tahun ini, predikat  terbaik tersebut diraih oleh kelas  XII IPS 2. Gambar : Penyerahan uang pembinaan oleh Anita Isdarmini Tak hanya itu, madrasah pun memberikan uang pembinaan kepada  tiap  kelas, senilai 100 ribu rupiah.  Uang pembinaan tersebut diharapkan jadi  motivasi untuk ciptakan kreasi adiwiyata yang berkelanjutan. (siw/est)

Baca Selengkapnya »

Tim Green House TAMANDAKU Ikuti Workshop Hidroponik

Tim Green House TAMANDAKU nampak asyik mengikuti workshop hidroponik mulai dari teori hingga praktik.

Kulon Progo (MANDAKU-MAN 2 Kulon Progo) . Gerak MAN 2 Kulon Progo dalam menyongsong Adiwiyata Tingkat Nasional makin nyata. Berbagai langkah guna meningkatkan kompetensi siswa yang tergabung dalam TAMANDAKU (Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo) terus dilakukan. Setelah beberapa waktu lalu Tim Kompos mengikuti pelatihan pembuatan inokulen (makanan bakteri pengurai), kini giliran Tim Green House mengikuti workshop hidroponik (23/4). Workshop diselenggarakan di Ruang Audio Visual Perpustakaan Kedai Ilmu MAN 2 Kulon Progo. Bertindak sebagai narasumber, Edi Sukisna. Adapun materi workshop dibagi dalam tiga bagian, yakni teknik hidroponik, semai, dan nutrisi. Materi pertama yang diberikan adalah teknik penyemaian selada, sawi sendok, dan kangkung. Narasumber memaparkan bagaimana proses penyemaian, pelarutan nutrisi, lama penyemaian, hingga masa panen. Selain menggunakan media air, bisa juga menggunakan media yang lain semisal pasir untuk menanam bawang merah. Untuk kentang, digunakan teknik aeroponik/ disemprot dengan air. Sedangkan untuk menanam pohon pisang menggunakan media tanah liat (hidroton). Apabila umur telah sampai satu bulan, tanaman semacam cabe, jagung, dan tomat bisa ditanam dalam media batu apung, kerikil, atau batu merah. Catatan penting dalam proses penyemaian adalah diusahakan untuk menjemur pada pagi dan sore hari. Selain itu pemotongan rookwool harus dadu, ukuran 2,5 cm X 2,5 cm. Supaya mudah dilubangi, tekniknya adalah rookwool harus dibasahi terlebih dahulu. Sukisna juga menyampaikan jangka waktu penyemaian dan jarak tanam yang harus diperhatikan. Menurutnya, tiga hal tersebut merupakan teknik penting dalam hidroponik yang menentukan keberhasilan dalam bertanam hidroponik. Antusiasme peserta terlihat ketika mereka banyak bertanya seputar teknik pengairan dan hal yang harus dilakukan pascapanen. Renaffi …

Baca Selengkapnya »

Pertajam Pengetahuan, Gudep MAN 2 Wates Undang Dinkes Kulon Progo

Slamet Riyanto dari Dinkes Kulon Progo saat pertajam wawasan siswa pramuka kelas XI, Jumat (27/1).

Kulon Progo (MAN 2 Wates / MAN 2 Kulon Progo) Giat pramuka MAN 2 Wates terus digelorakan. Berbagai narasumber dari instansi lain juga dihadirkan secara bergantian guna menambah ilmu, wawasan, dan ketajaman siswa terhadap berbagai informasi dan pengetahuan. Tak terkecuali, Jumat (27/1) Gugus Depan (Gudep) MAN 2 Wates mengundang Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo untuk mengisi materi tentang Krida Bina Lingkungan Sehat. Adalah Slamet Riyanto, S.K.M., Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olah Raga Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo yang berkesempatan menyampaikan materi pentingnya kesadaran siswa dalam menjaga kesehatan lingkungan yang mencakup lima SKK (Syarat Kecakapan Khusus). Syarat Kecakapan Khusus tersebut antara lain penyehatan perumahan, penyehatan makanan dan minuman, pengamanan pestisida, pengawasan kualitas air, dan penyehatan air. “Peranan pramuka sangatlah penting. Mereka menjadi pelopor pelaksanaan Krida Bina Lingkungan Sehat bagi diri sendiri, keluarga, teman, serta masyarakat sekitar. Oleh karena itu mereka sebagai generasi muda dan agen perubahan sangatlah tepat untuk mentransfer berbagai ilmu guna melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya usai bertatap muka dengan seluruh siswa pramuka kelas XI di aula MAN 2 Wates. Sementara itu Lupiatmi, S.Pd selaku Wakil Kepala Kesiswaan juga mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan juga untuk mendukung kegiatan Adiwiyata Nasional yang akan dilaksanakan sekitar Juni mendatang. “Lingkungan madrasah ini sangat luas dengan jumlah warga yang tidak sedikit pula maka adanya kesadaran untuk menjaga kesehatan lingkungan sangat diperlukan guna mendukung proses pembelajaran yang sehat dan nyaman,” pungkasnya. (ast)

Baca Selengkapnya »

Biodiversitas sebagai Unggulan Adiwiyata MAN 2 Wates

Kulon Progo (MAN 2 Wates) Siapa saja yang menapakkan kaki ke kawasan MAN 2 Wates langsung merasakan suasana yang berbeda. Perkembangan MAN 2 Wates semakin pesat baik dalam pembangunan fisik, karakter, maupun prestasi. Alumni dari berbagai angkatan yang datang ke MAN 2 Wates baik untuk sekadar silaturohim, pengisi acara, atau hal lain juga mengatakan hal yang sama. Berbagai gerakan dan gebrakan terus dilakukan MAN 2 Wates. Salah satunya dengan pengadaan jenis tanaman dari berbagai spesies untuk menambah koleksi tanaman dan progam penghijauan (1/9)lalu. Hal ini tentu menambah kesejukan dan keindahan lingkungan madrasah. inilah langkah biodiversitas tanaman yang menjadi unggulan adiwiyata MAN 2 Wates. Beragam jenis tanaman tersebut terdiri dari tanaman hias, tanaman sayur dan buah . Untuk jenis tanaman hias, baru saja ditambah spesiesnya yang berjenis anggrek dan palem. Tanaman-tanaman tersebut dapat dilihat di seluruh lingkungan madrasah. Mulai dari gerbang masuk, halaman parkir, seputar masjid, depan deretan kelas, hingga pinggiran lapangan olahraga. Menurut penanggung jawab green house MAN 2 Wates, Eva Triana, S.Pd. M.Si., memilih biodiversitas tanaman sebagai unggulan adiwiyata karena lahan MAN 2 Wates yang cukup luas terutama di kampus 2. “Selain itu untuk penghijauan dan dapat menambah pengetahuan siswa tentang keanekaragaman hayati. Di tambah pula hasil tanaman buah dan sayur dapat di konsumsi bersama,” pungkasnya. (est/ast)

Baca Selengkapnya »

MAN 2 Wates Terima Penghargaan dari Sri Sultan HB X

Kulonprogo (MAN 2 Wates). Bertempat di Kepatihan Yogyakarta, tepatnya malam peringatan HUT Ke-71 Kemerdekaan RI, Selasa (17/8) lalu MAN 2 Wates menerima anugrah penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat provinsi. Merupakan hari yang menggembirakan untuk MAN 2 Wates karena penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Malam itu, Anita Isdarmini, S.Pd. Hum. selaku kepala MAN 2 Wates yang mengenakan batik hijau bernuansa kuning nampak berseri saat menerima piala penghargaan dan jabat tangan dari orang nomer satu di Yogyakarta itu. Penghargaan tersebut diberikan kepada MAN 2 Wates karena telah berkomitmen dan melaksanaan program cinta lingkungan hidup sehingga meraih predikat juara 2 tingkat provinsi. “MAN 2 Wates sudah cukup diperhitungkan di DIY dan nasional. Semalam saya mewakili MAN 2 Wates, mendapat penghargaan dari gubernur DIY berupa piala dan uang pembinaan yang rencananya akan digunakan untuk menambah penghijauan, yang rencana tahun 2017 akan maju ke tingkat nasional untuk mewakili sekolah adiwiyata Provinsi DIY,” tutur Anita saat menyampaikan amanat dalam upacara peringatan kemerdekaan RI lalu di depan seluruh civitas MAN 2 Wates. Sungguh perjalanan yang panjang untuk menciptakan kesadaran terhadap semua warga MAN 2 Wates agar menjadi sekolah adiwiyata. Sekolah yang ramah lingkungan. Sekolah yang peka terhadap pelestarian lingkungan hidup yang telah dirintis sejak 2 tahun yang lalu. Maka rencana selanjutnya adalah membuat garda depan pecinta lingkungan dengan merekrut anggota baru Tim TAMAN 2 Wates, yang Jumat (26/8) kemarin diikuti seratus lebih siswa yang siap mengikuti seleksi. MAN 2 Wates Siap ! (est/ast) Kulonprogo (MAN 2 Wates). Bertempat di Kepatihan …

Baca Selengkapnya »

Keren, MAN 2 Wates Maju Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional!

Kulon Progo (MAN 2 Wates) Dipilihnya MAN 2 Wates sebagai tempat koordinasi forum sekolah adiwiyata karena MAN 2 Wates menjadi salah satu sekolah yang mewakili Provinsi DIY maju dalam sekolah adiwiyata tingkat nasional tahun 2016. Demikian dituturkan Tri Paryati S.Pd, pengelola sekolah adiwiyata nasional saat rapat koordinasi forum sekolah adiwiyata Kamis (4/8). Rapat diikuti oleh Tim pembina adiwiyata Kabupaten Kulon Progo yang berjumlah 3 orang dan Waka Humas sebagai perwakilan dari MAN 2 Wates. Dalam rapat tersebut menelorkan bahwa forum sekolah adiwiyata yang perdana dilaksanakan Jumat (12/8) di Gedung Kaca Pemda Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut akan di resmikan oleh Bupati Kulon Progo dan diikuti semua sekolah , tokoh masyarakat serta LSM. Adapun narasumber dalam forum tersebut antara lain Anita Isdarmini S.Pd, M.Hum Kepala MAN 2 Wates. Sedangkan Waka Humas Drs Amir Maruf MA menyatakan bahwa akan dibentuknya forum sekolah adiwiyata di Kabupaten Kulon Progo. “Forum ini bertujuan untuk menggalang komunikasi semua sekolah yang ada di Kulon Progo agar menjadi sekolah adiwiyata dari tingkat SD sampai SLTA,” jelasnya. “Forum ini untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dan masyarakat untuk melestarian lingkungan hidup. Diharapkan setiap warga sekolah dan masyarakat ikut terlibat. Sehingga dikemudian hari mereka turut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup,” imbuhnya. (est/ast) Kulon Progo (MAN 2 Wates) Dipilihnya MAN 2 Wates sebagai tempat koordinasi forum sekolah adiwiyata karena MAN 2 Wates menjadi salah satu sekolah yang mewakili Provinsi DIY maju dalam sekolah adiwiyata tingkat nasional tahun 2016. Demikian dituturkan Tri Paryati S.Pd, pengelola sekolah adiwiyata nasional …

Baca Selengkapnya »