Kamis , 4 Juni 2020
Home / Berita / Keagamaan

Keagamaan

Pengajian MANDAKU; Tiga Syarat Menjadi Guru

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo). Menanggapi mutasi besar-besaran di kalangan guru madrasah  Kita jika sudah merasa nyaman dengan tempat kerja biasanya akan susah move on, untuk itu diperlukan tiga hal jika kita menjadi guru. ” Adanya pengorbanan untuk sesama, penghambaan, dan keikhlasan yang ketiganya diawali dengan niat.” Demikian disampaikan Ustaz  Rujito, S.Ag. M.Pd. Pengasuh Pondok Muhammadiyah Binaussa’adah Galur Kulon Progo dalam Pengajian Keluarga Besar MAN 2 Kulon Progo yang digelar di kediaman Muhammad Latief Fakhruddin, S. Ag., Minggu (25/8). Lebih lanjut Rujito menjelaskan bahwa dengan pengorbanan akan muncul pengabdian. Jika tidak ada rasa memiliki, pastinya akan merasa malas untuk belajar atau bekerja. Keikhlasan melepas semuanya atas dasar Allah semata juga diperlukan meskipun berat. “Harus ada latihan, ada perjuangan, dan kemudian merawatnya sehingga akan tercipta rasa syukur dan qonaah, juga rezeki yang lebih dan dijaga malaikat. Tentunya jika saat kita pergi diniatkan karena Allah,” imbuhnya. Sementara itu, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga dari Bapak/Ibu Guru dan Pegawai yang sudah mendukung dalam menjalankan tugas-tugasnya di madrasah. Anita juga menginformasikan bahwa Tim Myres MAN 2 Kulon Progo berhasil lolos untuk menuju kompetisi selanjutnya di Manado. Kepala madrasah ini juga selalu mengajak bersyukur bahwa tinggal di DIY adalah tempat yang paling nyaman. ” Saya barusan pulang dari Kepulauan Seribu untuk acara studi banding. Dan disana saya bertemu dengan alumni MAN 2 Kulon Progo – dulu MAN 2 Wates- tahun 1998 yang kini ia sudah menjadi kepala KUA. Ia mesti meninggalkan keluarganya selama minimal 2 minggu dalam bertugas. Belum lagi …

Baca Selengkapnya »

MAN 2 Kulon Progo Terapkan Zero Waste dalam Pendistribusian Daging Kurban

Kulon Progo (MAN 2) –  Hari Raya Idul Adha merupakan momen penting bagi kaum muslim di seluruh dunia. Sebagai bentuk ketakwaan manusia kepada sang pencipta,  kaum muslimin bersemangat memotong hewan kurban. MAN 2 Kulon Progo mengadakan penyembelihan hewan kurban seekor sapi dan tiga kambing. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dikampus satu dan dua,  Ahad dan Senin (11-12/8). Acara penyembelihan hewan kurban  diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Kulon Progo Anita Isdarmini, S.Pd.M.Hum  di tengah riuh siswa, guru dan pegawai. “ Kegiatan ini sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT dan sebagai bentuk pembelajaran nyata kepada siswa bagaimana cara memotong hewan kurban yang benar dan cara pengolahan yang hiegenis,” jelasnya. MAN 2 Kulon Progo selain berhasil memupuk sikap rela berkorban demi sesama juga telah berhasil membiasakan budaya adiwiyata. Terbukti tempat daging untuk pendistribusian daging kurban telah menggunakan anyaman daun kelapa muda (blarak). Anyaman tersebut merupakan hasil karya siswa guru dan pegawai. Menurut ketua pelaksana Muh. Nur Kholis, S.Ag. bahwa pendestribusian daging kurban tidak  menggunakan kantong plastik sebagai bentuk cinta terhadap lingkungan. “Hal ini bertujuan agar lingkungan  sekitar madrasah maupun lingkungan yang lebih luas, tidak tercemari oleh sampah plastik yang terbukti sulit terurai oleh alam,”tuturnya. “Selain itu, tujuan penggunaan anyaman daun kelapa ini adalah agar siswa-siswi MAN 2 Kulon Progo terbiasa dalam kehidupan sehari-harinya untuk menggunakan tempat penyimpanan, baik untuk barang maupun untuk makanan yang ramah lingkungan, bukan lagi plastik sekali pakai,” tegasnya. (pan/est)      

Baca Selengkapnya »

Hari pertama masuk sekolah di MAN 2 Kulon Progo

Kulon Progo – Libur panjang telah berakhir. Siswa-siswi sudah kembali masuk sekolah. Namun, kegiatan belajar-mengajar di sekolah belum berjalan seperti hari biasa di hari pertama masuk sekolah, Selasa (2/1). Seperti, di MAN 2 Kulon Progo jl. Khudori, Wonosidi, Wates, Kabupaten Kulon Progo. Hari pertama masuk sekolah dimulai dg kegiatan positif. Salah satunya, MAN 2 Kulon Progo yang melakukan bakti sosial dalam rangka Hari Amal Bakti Kemenag RI ke-72 tahun 2018. Hari Pertama Sekolah juga menjadi kesempatan mendorong interaksi antara siswa-siswi MAN 2 dengan masyarakat sekitar untuk mewujudkan kepedulian atau rasa kemanusiaan terhadap sesama. Dimana dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat merekatkan rasa kekerabatan terhadap orang lain, khususnya masyarakat sekitar. Dia menjelaskan, hari pertama masuk sekolah memiliki makna yang sangat penting bagi siswa-siswi karena merupakan pintu awal dari perjalanan panjang mereka dalam menempuh pendidikan. Selain itu juga hari pertama masuk sekolah sangat penting bagi semua pelaku pendidikan di sekolah dengan masyarakat sekitar untuk saling berinteraksi. Beberapa agenda Kegiatan positif yang dilakukan MAN 2 Kulon Progo adalah bersih-bersih  masjid / mushola dan lingkungan sekitar sekolah. Ada 10 masjid yg menjadi tempat sasaran kerja bakti hari ini yaitu (1) Masjid Agung Wates, (2) Masjid Al Manar, (3) Masjid Masa, (4) Masjid Al Ma’ruf, (5) Masjid Mahasiswa Muttaqin, (6) Masjid Al Hasan, (7) Masjid Ar Raudhah, (8) Masjid Al Islam, (9) Masjid Al Ikhlas, (10) Masjid An Nur.  Siswa-siswi membersihkan area masjid/mushola dengan cara mengepel, menyapu hingga mengelap pilar dan jendela secara detil. Di sisi lain, bagian kamar mandi dan tempat wudhu pun turut …

Baca Selengkapnya »

PPDB MAN 2 Kulon Progo Tahun Pelajaran 2018/2019

Kulon Progo – Tahun ini, MAN 2 Kulon Progo menerima siswa baru dengan sistem boarding school. Pendaftaran Gelombang ke III sudah dibuka sejak tanggal 25 Mei 2018 sampai 12 Juni 2018 dan 20 Juni 2018 sampai 30 Juni 2018. Kepala Madrasah MAN 2 Kulon Progo, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum menegaskan, Madrasah Aliyah ini akan mewujudkan Insan yang berakhlak mulia, unggul, terampil, inovatif dan berwawasan Lingkungan. Kendati demikian, pihaknya memastikan selama menjalani masa pendidikan, model hukuman dan paksaan apalagi kekerasan di sekolah tidak akan digunakan. Dengan berakhlak mulia, unggul, terampil, inovatif dan berwawasan Lingkungan itu, rasa hormat dan kepatuhan siswa kepada orangtua, guru maupun kepada pimpinan akan terbentuk. “Madrasah ini adalah Madrasah Aliyah Plus Keterampilan. Output dari madrasah ini akan menjadi Lulusan siap kuliah dan siap kerja.” tutur Farida Rahmawati, S.Pd selaku Waka Kesiswaan MAN 2 Kulon Progo.    Gambar 1 (a): Leaflet PPDB Jalur Prestasi MAN 2 Kulon Progo Gambar 1 (b) : Leaflet PPDB Jalur Prestasi MAN 2 Kulon Progo      Gambar 2 : Leaflet Boarding School MAN 2 Kulon Progo Menurut Anita Isdarmini, sistem boarding school yang dilakukan di MAN 2 Kulon Progo tersebut guna memberi peluang yang lebih besar kepada peserta didik. Sebab madrasah berasrama (Boarding School) dapat memberikan dampak hasil belajar siswa yang signifikan bagi perkembangan para santri untuk menjadi Siswa Mukmin, Muslim dan Muhsin. Dan juga di Boarding School siswa dapat mengembangkan Tahfidz dan Keterampilannnya guna mengembangkan dan membentuk daya cipta, rasa dan karsa pada diri setiap Siswa. Selain itu juga untuk menyahuti keinginan dan …

Baca Selengkapnya »

Serunya Peringatan Idul Adha di MAN 2 Kulon Progo

  Kulon Progo – MAN 2 Kulon Progo memperingati hari raya Idul Adha 1438 H dengan penyembelihan hewan Qurban, lomba memasak dan lomba tata hidang daging Qurban. Acara  ini dilaksanakan pada tanggal 2 September 2017 dimulai pada pukul 8.00 sampai pada pukul 13.30 WIB. “Tujuan dari perayaan Idul Adha ini adalah sebagai bagian dalam kegiatan keagamaan. Selain itu, acara ini bertujuan untuk membuka kesempatan bagi para siswa untuk belajar memasak dan menyajikan daging hewan Qurban. Dengan penyembelihan hewan Qurban ini diharapkan siswa dapat mengerti arti dari kebaikan dan keikhlasan. Dalam bentuk apapun bisa untuk berkurban  dan memang butuh keberanian, mengapa kita tempatkan di sekolah, karena kami ingin mengajarkan siswa melaksanakan salah satu ritual agama yaitu penyembelihan hewan kurban. “ Pesan moral yang ingin kami sampaikan adalah rela berqurban. Jika kita ingin mencapai kebaikan kita harus mengorbankan sesuatu, tidak hanya harta benda yang kita miliki, tetapi juga waktu, pikiran dan lain sebagainya. Misalnya salah satu bentuk pengorbanan  siswa MAN 2 Kulon Progo adalah waktu yang harus digunakan untuk belajar dengan tekun agar mencapai nilai yang baik dan mencapai impian yang diinginkan oleh para siswa. Selain itu, kami ingin mengajarkan arti gotong-royong dalam proses berkurban, baik dari memotong daging hingga memasak bersama di sekolahnya”, ungkap Anita Isdarmini SPd MHum.

Baca Selengkapnya »

Bangun Karakter Siswa Melalui Manasik Haji

"Semoga nanti kami dapat melaksanakan ibadah haji sungguhan,Amin"

KULON PROGO ( MAN 2 Kulon Progo MANDAKU) Pendidikan karakter merupakan suatu jawaban yang tepat untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terkait kerusakan moral dan jati diri suatu bangsa. Pendidikan karakter dapat diperoleh melalui bangku sekolah. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan karakter tersebut diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu mewujudkan misi dari pendidikan karakter. MAN 2 Kulon Progo sebagai sebagai sekolah yang berbasis keagamaan bertekad untuk mewujudkan siswa yang berkarakter religius. Salah satunya dengan menggelar kegiatan manasik haji. Manasik haji diadakan Rabu(3/4/) diikuti 198 siswa kelas XI. Kegiatan ini dibagi dalam tujuh rombongan. Tiap rombongan dibimbing satu orang guru. Kegiatan manasik haji ini dibimbing oleh guru-guru PAI dan guru mapel umum, dibawah koordinator Drs. H. Moh Suwardi. Walaupun hampir memasuki purnatugas sebagai guru Sosiologi MAN 2 Kulon Progo, ia tampak gesit dan lincah dalam membimbing manasik haji Waka Kurikulum, Imam Muttaqien, S.TP.mengatakan manasik haji ini merupakan agenda tahunan. “Kegiatan ini untuk memperkenalkan kepada siswa bagaimana proses ibadah haji, sehingga mereka belajar dan merasakan menjadi calon jamaah haji. Mudah-mudahan para siswa akan cepat dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji,” jelasnya. Prosesi haji berjalan dengan lancar dan tertib. Kegiatan dimulai dengan ihrom, miqot, dan wukuf yang dilaksanakan di MAN 2 Kulon Progo. Ketika wukuf di Arofah diadakan sholat sunah 4 rokaat. Adzan dan iqomah dikumandangkan Ahmad Choirul Munada. Khutbah Wukuf di sampaikan Drs.H. Muhammad Suwardi yang isinya bahwa dalam melaksanakan ibadah haji kita meninggalkan semua yang melekat pada diri yaitu pangkat jabatan dan kedudukan. “Kita harus menguatkan iman kepada Allah sehingga sebagai pendorong untuk berbuat baik, …

Baca Selengkapnya »

Peringatan 1 Muharram MAN 2 Wates “Yang Muda yang Berprestasi Berakhlak Mulia dan Gemar Mengaji”

Kulon Progo (MAN 2 Wates) Dalam rangka menyambut tahun baru 1438 Hijriah, MAN 2 Wates mengadakan Muqodaman Quran, khotmil Quran dan Pengajian, Kamis (6/10). Tujuan diadakan kegiatan ini untuk menanamkan karakter siswa dengan mencontoh semangat hijrah yang dilakukan Rasulullah bersama sahabat yaitu dengan melakukan perubahan-perubahan yang lebih baik. Muqodaman Quran diikuti semua siswa yang terbagi menjadi 22 kelas. Di bawah bimbingan para guru, mereka dapat menghatamkan Quran 30 juz. Sedangkan Khotmil Quran dibaca enam siswa boarding school Miftahul Ullum MAN 2 Wates. Mereka dengan semangat melafalkan juz 30 dihadapan para siswa lain di Masjid Mahasinul Muttaqien MAN 2 Wates. Puncak kegiatan diisi dengan pengajian yang disampaikan Ustadz Muhammad Makmun Abha dari Krapyak yang kini tengah menempuh pendidikan S3 di UIN Sunan Yogyakarta. Bahwa kita sebagai generasi muda, generasi Qurani harus mampu mencontoh semangat juang Rasulullah. Rasaulullah hijrah dari Mekkah ke Madinah dengan membawa salam perdamaian dan menjadikan kota yang makmur sejahtera bagi penduduknya. “Sebagai pelajar harus mampu hijrah seperti Rasulullah yaitu dengan cara belajar yang giat, berdoa dan hormati orang tua serta guru agar dapat tercapai cita-cita untuk membangun bangsa Indonesia lebih maju,” imbuhnya. Sementara itu, sambutan Kepala MAN 2 Wates Anita Isdarmini sebagai generasi muda harus bisa menerapkan kegiatan mengaji dan belajar yang sungguh-sungguh untuk masa depan. “Tidak ada orang yang sukses tanpa usaha dan bekerja keras!”, tegasnya. (est/ast)

Baca Selengkapnya »

MAN 2 Wates : Berkurban untuk Berbagi

Kulon Progo (MAN 2 Wates) – Berkurban untuk berbagi bersama dalam bingkai indahnya ketaqwaan itulah kegiatan yang diadakan MAN 2 Wates dengan penyembelihan hewan kurban sapi (13/9). Penyembelihan sapi dilakukan tepat pukul tujuh di lapangan barat MAN 2 Wates dengan disaksikan seluruh siswa, guru dan pegawai. Menurut Drs H Suyasman MA selaku kepala lab keagamaan bahwa kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk pembelajaran bagi siswa bagaimana cara menyembelih hewan dengan benar menurut syari Islam dan melatih siswa untuk berkurban serta berbagi sesama. Pada saat penyembelihan, OSIS dan beberapa siswa putra juga dilibatkan. Dari sini mereka belajar tentang tata tata penyembelihan, penanganan, dan pembagian daging kurban. Selanjutnya daging kurban dikemas dalam kantung-kantung plastik bertuliskan MAN 2 Wates. Untuk siswa, masing-masing kelas mendapat jatah sekitar 3 kg kemudian dimasak dalam lomba mengolah daging kurban sesuai dengan kretivitas siswa. Sedangkan sebagian besar paket daging lainnya dibagikan ke warga sekitar madrasah serta kaum duafa. Tampak sangat antusias semua siswa dari kelas X, XI, dan XII untuk mengikuti lomba memasak yang berbahan dasar daging tersebut. Semua siswa terlibat memasak. Semua sibuk bergotong-royong berlomba akan menyajikan yang terbaik. Koridor ruang keterampilan di sisi barat madrasah pun berubah menjadi dapur massal. Alhasil, berbagai macam kreasi masakan telah diciptakan para siswa. Mulai dari soto, sate, rendang, tongseng, kicik, rica-rica yang semua memang beroreintasi pada masakan yang sudah terbiasa di lidah pada umumnya. Untuk penyajian pun semua peserta mengeluarkan segenap kreativitasnya. Termasuk bagaimana membuat garnis, menghias buah, tulisan menu yang menawan hingga menyulap meja saji menjadi romantis. Juri lomba …

Baca Selengkapnya »

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Tanggal 10-11 September 2016

Bacaan niat puasa tarwiyah, bacaan niat puasa arafah, niat puasa tarwiyah, niat puasa arafah, lafadz niat puasa tarwiyah dan arafah, lafadz niat puasa tarwiyah, lafadz niat puasa arafah Kemarin, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah melakukan sidang isbat guna menentukan awal bulan Dzulhijah 1437 H. Berdasarkan penghitungan hisab, posisi hilal tanggal 1 September 2016 masih di bawah ufuk. Tepatnya berada pada kisaran antara minus satu derajat 13 menit 29 detik sampai 0 derajat lima menit 58 detik. “Itu artinya tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Sabtu tanggal 3 September 2016,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kemenag, Kamis (1/9/2016). Oleh karena Pemerintah menentukan tanggal 1 Dzulhijah jatuh pada hari sabtu, 3 September 2016. Maka, Hari Raya Idul Adha atau tanggal 10 Zulhijah 1437 Hijriah jatuh pada hari Senin, 12 September 2016. Bulan Dzulhijah tak hanya terdapat Hari Raya Idul Adha, tetapi juga ada 2 hari yang mempunyai keutamaan di dalamnya yaitu Hari Tarwiyah dan Hari Arafah. Hari Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Dzulhijah sedangkan hari arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijah. Pada kedua hari tersebut, umat islam disunnahkan untuk ber puasa tarwiyah dan arafah. Untuk tahun 2016 ini, Puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 10 September 2016 sedangkan Puasa Arafah jatuh pada tanggal 11 September 2016. Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki beberapa keutamaan. Keutamaan puasa Arafah ini seperti diriwayatkan dari Abu Qatadah Rahimahullah. Rasulullah SAW bersabda: صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan …

Baca Selengkapnya »