Selasa , 25 Februari 2020
Home / 2019 / Agustus / 26

Daily Archives: 26 Agustus 2019

Pengajian MANDAKU; Tiga Syarat Menjadi Guru

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo). Menanggapi mutasi besar-besaran di kalangan guru madrasah  Kita jika sudah merasa nyaman dengan tempat kerja biasanya akan susah move on, untuk itu diperlukan tiga hal jika kita menjadi guru. ” Adanya pengorbanan untuk sesama, penghambaan, dan keikhlasan yang ketiganya diawali dengan niat.” Demikian disampaikan Ustaz  Rujito, S.Ag. M.Pd. Pengasuh Pondok Muhammadiyah Binaussa’adah Galur Kulon Progo dalam Pengajian Keluarga Besar MAN 2 Kulon Progo yang digelar di kediaman Muhammad Latief Fakhruddin, S. Ag., Minggu (25/8). Lebih lanjut Rujito menjelaskan bahwa dengan pengorbanan akan muncul pengabdian. Jika tidak ada rasa memiliki, pastinya akan merasa malas untuk belajar atau bekerja. Keikhlasan melepas semuanya atas dasar Allah semata juga diperlukan meskipun berat. “Harus ada latihan, ada perjuangan, dan kemudian merawatnya sehingga akan tercipta rasa syukur dan qonaah, juga rezeki yang lebih dan dijaga malaikat. Tentunya jika saat kita pergi diniatkan karena Allah,” imbuhnya. Sementara itu, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga dari Bapak/Ibu Guru dan Pegawai yang sudah mendukung dalam menjalankan tugas-tugasnya di madrasah. Anita juga menginformasikan bahwa Tim Myres MAN 2 Kulon Progo berhasil lolos untuk menuju kompetisi selanjutnya di Manado. Kepala madrasah ini juga selalu mengajak bersyukur bahwa tinggal di DIY adalah tempat yang paling nyaman. ” Saya barusan pulang dari Kepulauan Seribu untuk acara studi banding. Dan disana saya bertemu dengan alumni MAN 2 Kulon Progo – dulu MAN 2 Wates- tahun 1998 yang kini ia sudah menjadi kepala KUA. Ia mesti meninggalkan keluarganya selama minimal 2 minggu dalam bertugas. Belum lagi …

Baca Selengkapnya »

Gelora 74 (Generation of the Lost Era 74) MANDAKU

Kulon Progo (MAN 2) –  Bangsa Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya melalui lisan sang Proklamator kita, Bung Karno. Bagi para generasi waktu itu yang masih sehat sampai sekarang, tentu tanggal ini berkesan mendalam di dalam hatinya. Bahkan ada yang sampai kuat berjam-jam memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih dalam lemahnya tubuh yang sudah termakan usia. Berbeda dengan generasi selanjutnya yang baru terlahir setelah Indonesia merdeka sepenuhnya, tanggal 17 Agustus 1945 tidak terlalu ada kesan yang mendalam di hatinya karena memang generasi ini tidak merasakan bagaimana beratnya para generasi pendahulunya berjuang demi kemerdekaan. Meski demikian, perlu adanya perhatian untuk menyadarkan para generasi sekarang agar mampu memahami peran mereka dalam mengisi kemerdekaan, yaitu meningkatkan potensi dan kemampuan diri dengan berkarya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Itulah amanat yang disampaikan   Ketua Zona Integritas MAN 2  Kulon Progo  Drs Amir Ma’ruf, MA pada pembukaan acara Gelora di lapangan Timur Kampus 1, Sabtu ( 24/8).       MAN 2 Kulon Progo (MANDAKU) menggelar perlombaan antarsiswa dengan tema Gelora dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia. Adapun perlombaan terdiri dari lomba keindahan dan kebersihan baik di dalam kelas maupun lingkungan sekitar kelas, pojok literasi, mural, lomba sok pinter, estafet tepung, dan tebak kata. Semua siswa terlihat antusias dan sangat bersemangat dalam gemuruh suara berkarya.       Lomba Mural dilaksanakan di parkir timur. Lomba estafet tepung dan tebak kata dilaksanakan di lapangan timur sedangkan  sok pintar dilaksanakan di aula utama. “Kesemua lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama tim dan saling percaya karena semua pekerjaan …

Baca Selengkapnya »