Sabtu , 17 November 2018
Home / Agenda / Kerjasama MAN 2 Kulon Progo dengan GIZ Jerman

Kerjasama MAN 2 Kulon Progo dengan GIZ Jerman

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo –MANDAKU) . Mendengar  kata GIZ tiap orang  pasti akan penasaran. Apa itu GIZ?   GIZ atau Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit Gmbh   adalah perusahaan internasional milik pemerintah federal Jerman yang beroperasi di berbagai bidang. GIZ umumnya bekerja sama dengan pemerintah suatu negara, lembaga negara, dan sektor swasta. Kantor pusatnya terletak di Bonn dan EschbornJerman.

MAN 2 Kulon Progo menjadi salah satu lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian Agama  RI berkesempatan untuk  menjalin kerjasama internasional dengan GIZ khusus bidang keterampilan.  Pada Rabu (29/8), para ahli Technical And Vocational Education and Training  (TVET) dari GIZ yaitu Dipl. Ing. Rudy Djumali (Senior  Advisor for TVET) dan  W. Wulandari, M.A.(Advisor for TVET) berkunjung ke MAN 2 Kulon Progo.

Menurut perwakilan dari GIZ Wulandari, kunjungan  tersebut untuk melihat implementasi pendidikan kejuruan di MAN 2 Kulon Progo yang meliputi APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil pertanian, Tata Busana, Tata Boga, DKV (Desain Komunikasi Visual), dan TAV (Teknik Audio Video). Keduanya didampingi kepala madrasah dan guru-guru keterampilan berkeliling melihat ruang workshop, proses, dan hasil produksi siswa-siswi keterampilan.

Rudy Djumali Senior Advisor for TVET mempunyai kesan bahwa  pendidikan madrasah khususnya MAN 2 Kuon Progo sangat bagus. ”Ternyata di MAN 2 Kulon Progo memiliki  kejuruan yang hebat. Sesuatu yang diterapkan cocok membantu industri di Indonesia. Sikap kerja madrasah yang  berlandaskan agama dapat dipraktikkan di dunia kerja. Elemen-elemen teaching fakctory sudah ada,” ungkapnya.

“Sebagai MA keterampilan harus menerapkan teaching factory yang meliputi tiga konsep yaitu sense of quality (mampu berkualitas), sense of efisiesi ( hemat), dan sense of creativity and inovation serta konten kurikulum sebaiknya  menyesuaikan dengan yang dibutuhkan di industri”, imbuhnya.

Gambar : Dipl. Ing. Rudy Djumali dan Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum melihat implementasi pendidikan kejuruan di MAN 2 Kulon Progo

Disela-sela penyambutan, Kepala MAN 2 Kulon Progo Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. mengatakan bahwa sebagai  MA keterampilan kita harus menyiapkan siswa untuk berinovasi terampil dan siap terjun dunia kerja. “Tentu saja untuk  mewujudkan tidak bisa berjalan sendiri salah satunya kerja sama dengan   GIZ.”

“GIZ Jerman akan membantu menyiapkan tenaga pendidik yang lebih inovatif, siswa yang mumpuni sesuai dengan kompetensi keahliannya. Jerman yang terkenal dengan   pendidikan vokasinya akan memberi pencerahan  bagaimana menyelenggarakan madrasah yang vokasi sesuai kebutuhan DuDi (Dunia Usaha Dunia Industri) dan masyarakat,” harapnya.(est/ast)

         

Ini juga menarik !

Mantapkan Langkah Menuju 2018 Gemilang

Kulon Progo – MAN 2 Kulon Progo sebagai Madrasah Aliyah plus keterampilan perlu meng Upgrade …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *