Rabu , 19 Desember 2018
Home / 2018 / September

Monthly Archives: September 2018

Karnaval MANDAKU Dikemas Berbeda dan Istimewa, Raih Juara

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo – MANDAKU) . Perayaan HUT Ke-73 Kemerdekaan RI ini, MAN 2 Kulon Progo (MANDAKU) tampil beda meski tiga tahun terakhir vakum dalam even karnaval.  Dengan mengusung tema “Sukseskan Asian Games 2018 dengan Memupuk Toleransi dan Kebudayaan”, tim karnaval MANDAKU berhasil menyedot perhatian massa, (26/8). Kerja keras mereka pun terbayar, dari 50 peserta baik dari tingkat SD hingga masyarakat umum, MANDAKU meraih juara IV. “Karnaval sebagai media untuk menunjukkan eksistensi MANDAKU  supaya lebih dikenal sebagai madrasah dengan unggulan keterampilan, boarding school, adiwiyata, madrasah ramah anak, dan madrasah literasi. Karnaval juga sebagai media inovasi dan kreativitas siswa selain untuk menghibur masyarakat. Itulah yang  terpenting, dan juara adalah  bonus,” papar Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. puas melihat hasil kerja kreatif tim karnavalnya. Dalam even tersebut, seluruh keunggulan dikeluarkan. Dari keterampilan TPHP  mempersembahkan pizgrow dan selendang jumputan karya siswa Tata Busana untuk wabup Kulon Progo.  Berbaris di belakangnya sejumlah 15 siswa  mengenakan busana karnaval kupu-kupu raksasa yang terbuat dari kain perca, bungkus snack, sedotan, botol mineral, dan tas kresek. Tiga siswa berbusana adiwiyata pun turut mengiringi diantaranya. Inilah performance berbeda yang  ditunjukkan MAN 2 Kulon Progo hingga pujian pun mengalir dari pewara karnaval saat display di depan rumah dinas bupati Kulon Progo. Disusul   parade ekstrakurikuler atletik seperti pencak silat, kempo, bulutangkis, futsal, hingga basket. Ini sebagai wujud apresiasi dan dukungan MANDAKU pada pelaksanaan Asian Games Jakarta-Palembang dan perjuangan atlet-atlet Indonesia.  Kemudian maskot Garuda Pancasila sebagai lambang kebhinekaan baik dalam perbedaan agama, suku, budaya, dan bahasa. Tarian nusantara yang  selalu …

Baca Selengkapnya »

Kerjasama MAN 2 Kulon Progo dengan GIZ Jerman

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo –MANDAKU) . Mendengar  kata GIZ tiap orang  pasti akan penasaran. Apa itu GIZ?   GIZ atau Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit Gmbh   adalah perusahaan internasional milik pemerintah federal Jerman yang beroperasi di berbagai bidang. GIZ umumnya bekerja sama dengan pemerintah suatu negara, lembaga negara, dan sektor swasta. Kantor pusatnya terletak di Bonn dan Eschborn, Jerman. MAN 2 Kulon Progo menjadi salah satu lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian Agama  RI berkesempatan untuk  menjalin kerjasama internasional dengan GIZ khusus bidang keterampilan.  Pada Rabu (29/8), para ahli Technical And Vocational Education and Training  (TVET) dari GIZ yaitu Dipl. Ing. Rudy Djumali (Senior  Advisor for TVET) dan  W. Wulandari, M.A.(Advisor for TVET) berkunjung ke MAN 2 Kulon Progo. Menurut perwakilan dari GIZ Wulandari, kunjungan  tersebut untuk melihat implementasi pendidikan kejuruan di MAN 2 Kulon Progo yang meliputi APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil pertanian, Tata Busana, Tata Boga, DKV (Desain Komunikasi Visual), dan TAV (Teknik Audio Video). Keduanya didampingi kepala madrasah dan guru-guru keterampilan berkeliling melihat ruang workshop, proses, dan hasil produksi siswa-siswi keterampilan. Rudy Djumali Senior Advisor for TVET mempunyai kesan bahwa  pendidikan madrasah khususnya MAN 2 Kuon Progo sangat bagus. ”Ternyata di MAN 2 Kulon Progo memiliki  kejuruan yang hebat. Sesuatu yang diterapkan cocok membantu industri di Indonesia. Sikap kerja madrasah yang  berlandaskan agama dapat dipraktikkan di dunia kerja. Elemen-elemen teaching fakctory sudah ada,” ungkapnya. “Sebagai MA keterampilan harus menerapkan teaching factory yang meliputi tiga konsep yaitu sense of quality (mampu berkualitas), sense of efisiesi ( hemat), dan sense of creativity and inovation serta …

Baca Selengkapnya »

MANDAKU Galang Aksi Peduli

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo –MANDAKU). Suasana duka masih menyelimuti bangsa Indonesia,  gempa besar yang  mengguncang Pulau Seribu Masjid tak juga reda. Membawa korban harta benda bahkan nyawa. Bangunan ibadah dan sekolah turut hancur. Ini memang bukan kali pertama gempa serupa melanda Indonesia. Disinilah nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa juga diuji. Tak terkecuali MAN 2 Kulon Progo juga ikut andil dalam penggalangan dana sosial gempa Lombok (9/8). Selain mengedarkan kotak dana sosial dari kelas ke kelas dan semua guru/pegawai, sejumlah siswa OSIS yang  didampingi  guru turut turun jalan menggalang dana.  Aksi solidaritas tersebut mendapat respon positif dari warga seputar Wates juga para pengendara di Proliman Wates. Terbukti terkumpul uang sejumlah enam juta tiga ratus enam puluh ribu tiga ratus rupiah. Besar sumbangan ini kemudian diserahkan pada Subbag Perencanaan dan Keuangan untuk kemudian disalurkan kepada yang  berhak. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian MAN 2 Kulon Progo terhadap saudara-saudara kita yang  terkena bencana. Hal ini sebagai bentuk solidaritas dan realisasi pembelajaran siswa akan kepedulian  sesama dan dalam berkemanusiaan,” ungkap Drs. Amir Maruf, Waka Humas yang  juga merupakan senior guru PKn MAN 2 Kulon Progo. “Mudah-mudahan sumbangan kami ini berkah dan manfaat bagi saudara-saudara di NTB, khususnya Lombok. Dan berharap bencana ini segera berakhir dan kehidupan bisa normal kembali.” Pungkasnya, usai mendampingi penggalangan dana. (ast)

Baca Selengkapnya »