Minggu , 18 November 2018
Home / Berita / Kaligrafi Ajang Kreasi Bernuansa Religi
Kaligrafi Ajang Kreasi Bernuansa Religi
Kaligrafi Ajang Kreasi Bernuansa Religi

Kaligrafi Ajang Kreasi Bernuansa Religi

Yogyakarta (Inmas DIY) – Seni Kaligrafi bukanlah sekadar menuangkan warna menjadi pemandangan yang  indah. Kaligrafi merupakan seni yang dihormati di antara berbagai seni rupa Islam karena merupakan alat utama untuk melestarikan Al Qur’an. Inilah salah satu cabang lomba seni di Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tingkat Nasional di Yogyakarta. Bertempat di Pusat Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Kamis (10/8), sebanyak 28 peserta MA Putra dan 25 siswa MTs Putri berlaga.

Di hari kedua pelaksanaan lomba ini, untuk tingkat MTs berada di Lantai  2  dan MA digelar di Lantai 3.  Lomba di hari pertama juga dilaksanakan di tempat yang  sama dengan 25 peserta MA Putri dan 25 MTs Putra. Adapun kriteria penilaian lomba meliputi kebenaran bacaan, kekayaan imajinasi atau kreativitas, tata warna, komposisi, dan kebersihan.

Tegar Bagus Setiawan peserta Kaligrafi MA Putra dari MAN 2 Kulon Progo menuturkan bahwa dirinya  mendapatkan motivasi yang luar biasa. “Ini adalah pengalaman terbesar saya ,dimana saya bisa berjumpa dengan teman-teman luar Jawa. Tentunya ini menjadi motivasi saya agar kelak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. AKSIOMA 2017, sukses!” ungkapnya usai meninggalkan ruang lomba setelah hampir 8 jam berkutat dengan warna.

Tegar dan teman-temannya utusan dari Yogyakarta  dibina intensif selama dua minggu  di  asrama masjid UIN oleh Masbukhi. “Senang dengan perkembangan belajar anak. Kalau mereka dibina dengan baik dan benar dalam hal kaligrafi, insyaAllah akan melahirkan juara dan pribadi yang  berkarakter,” tutur pelatih yang langganan menghasilkan juara, baik di POSPENAS (Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional) maupun AKSIOMA.

Panitia dari Subdit Kesiswaan Kemenag Pusat,  Lum Edy Krisyanto menyampaikan bahwa dengan adanya even ini diharapkan dapat melahirkan anak-anak kaligrafi yang  hebat. “Berharap di masing-masing madrasah ada ekskul kaligrafi yang  tentunya bekerja sama dengan pihak-pihak terkait”, pungkasnya. (ast)

         

Ini juga menarik !

MANDAKU Galang Aksi Peduli

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo –MANDAKU). Suasana duka masih menyelimuti bangsa Indonesia,  gempa besar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *