Minggu , 18 November 2018
Home / Berita / Bangun Karakter Siswa Melalui Manasik Haji
"Semoga nanti kami dapat melaksanakan ibadah haji sungguhan,Amin"
"Semoga nanti kami dapat melaksanakan ibadah haji sungguhan,Amin"

Bangun Karakter Siswa Melalui Manasik Haji

KULON PROGO ( MAN 2 Kulon Progo MANDAKU) Pendidikan karakter merupakan suatu jawaban yang tepat untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terkait kerusakan moral dan jati diri suatu bangsa. Pendidikan karakter dapat diperoleh melalui bangku sekolah. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan karakter tersebut diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu mewujudkan misi dari pendidikan karakter.

MAN 2 Kulon Progo sebagai sebagai sekolah yang berbasis keagamaan bertekad untuk mewujudkan siswa yang berkarakter religius. Salah satunya dengan menggelar kegiatan manasik haji. Manasik haji diadakan Rabu(3/4/) diikuti 198 siswa kelas XI. Kegiatan ini dibagi dalam tujuh rombongan. Tiap rombongan dibimbing satu orang guru.

Kegiatan manasik haji ini dibimbing oleh guru-guru PAI dan guru mapel umum, dibawah koordinator Drs. H. Moh Suwardi. Walaupun hampir memasuki purnatugas sebagai guru Sosiologi MAN 2 Kulon Progo, ia tampak gesit dan lincah dalam membimbing manasik haji

Waka Kurikulum, Imam Muttaqien, S.TP.mengatakan manasik haji ini merupakan agenda tahunan. “Kegiatan ini untuk memperkenalkan kepada siswa bagaimana proses ibadah haji, sehingga mereka belajar dan merasakan menjadi calon jamaah haji. Mudah-mudahan para siswa akan cepat dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji,” jelasnya.

Prosesi haji berjalan dengan lancar dan tertib. Kegiatan dimulai dengan ihrom, miqot, dan wukuf yang dilaksanakan di MAN 2 Kulon Progo. Ketika wukuf di Arofah diadakan sholat sunah 4 rokaat. Adzan dan iqomah dikumandangkan Ahmad Choirul Munada. Khutbah Wukuf di sampaikan Drs.H. Muhammad Suwardi yang isinya bahwa dalam melaksanakan ibadah haji kita meninggalkan semua yang melekat pada diri yaitu pangkat jabatan dan kedudukan. “Kita harus menguatkan iman kepada Allah sehingga sebagai pendorong untuk berbuat baik, menyadari kelemahan kita, melepaskan sifat sombong, dan niatkan dengan tulus dan ikhlas dalam segala perbuatan,” tambahnya.

Setelah prosesi Wukuf selesai para siswa dengan serempak dan penuh semangat bergerak ke Muzdalifah sambil melafazkan talbiyah Labaikallah humma labaik, labaika la syarikala labaik, innal hamda, wan nikmata, laka wal mulk, la syarika laka. Mereka mabit dan mengambil kerikil di Musdalifah yang berada kompleks GOR Kulon Progo. Melempar jumroh di Mina dan potong rambut. SelanjutnyaThowaf serta Sai di Kompleks Masjid Agung dengan miniatur Kabah yang berjarak 250 meter dari MAN 2 Kulon Progo.

Salah satu peserta manasik haji Nabila Khoirunisa kelas XI IPA 1 menyatakan senang dengan adanya kegiatan ini sehingga mengetahui benar tentang prosesi haji dan dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan rasa solidaritas. Meskipun belum begitu hafal dengan doa-doa yang diucapkan setiap tahapan haji. “Semoga nanti kami dapat melaksanakan ibadah haji sungguhan,” harapnya. (est/ast)

         

Ini juga menarik !

Matsama MANDAKU 2018

Kulon Progo (MANDAKU) – Jumat, 20/7MAN 2 Kulon Progo menggelar MANDAKU EKSPO. Kegiatan tersebut dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *