Minggu , 18 November 2018
Home / Berita / Kartini Days ala MANDAKU
Ceria, semangat, kompetitif, kreatif cerminan Kartini yang menginspirasi MANDAKU, Rabu (26/4).
Ceria, semangat, kompetitif, kreatif cerminan Kartini yang menginspirasi MANDAKU, Rabu (26/4).

Kartini Days ala MANDAKU

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo MANDAKU). Berbagai even digelar OSIMADA (OSIS MAN 2 Kulon Progo) dalam memperingati Kartini Days pada Rabu (26/4). Semua warga madrasah berbusana kebaya dan beskap. Kegiatan diawali upacara peringatan Hari Kartini di lapangan utama Mandaku. Upacara berlangsung khidmad menggunakan bahasa Jawa mulai dari protokoler, pemimpin upacara, hingga sabdatama (amanat inspektur) upacara. Kepala Madrasah, Anita Isdarmini SPd MHum, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam sabdatamanya, Anita menegaskan bahwa kita harus bisa meneladani Kartini salah satunya dari sisi literasi. “Kartini tidak mau membaca tanpa paham maknanya. Pendidikan ternyata penting untuk wanita, bisa dengan sinau atau membaca. Tidak harus sekolah tinggi tetapi cukup dengan banyak membaca dengan memahami isinya.”

Kartini Days kali ini bertema “Perjuanganmu Inspirasiku, Kegigihanmu Semangat Bagiku” dimeriahkan dengan berbagai kompetisi antarkelas. Kompetisi tersebut antara lain MC empat bahasa, pemilihan Kartini-Kartono, Menghias Tumpeng, dan kreasi kelas adiwiyata.

Pemilihan Kartini-Kartono 2017 ini diikuti perwakilan kelas X dan XI tersebut tidak hanya menilai penampilan mereka dalam berbusana kebaya dan beskap, akan tetapi juga menilai keserasian dan kompetensi lainnya. Peserta ditantang untuk menyampaikan pidato singkat dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Secara kritis peserta menyampaikan bagaimana RA Kartini menginspirasi perempuan Indonesia, memiliki hak yang sama dan setara dalam hal pendidikan dan berperan aktif dalam pembangunan.

“Pemilihan Kartono-Kartini kali ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kreasi adiwiyata sangat diterapkan para peserta mulai dari buket bunga, hiasan jilbab, bros, hingga ekor gaun yang panjang dan cantik. Semua kreasi tersebut terbuat dari plastik atau kemasan bungkus makanan,” ungkap Esti Winarni SPd, guru Tata Busana sekaligus bertindak sebagai juri. Acara makin meriah saat peserta yang masuk babak final harus bisa bernyanyi campur sari.

Sementara itu lomba MC empat bahasa meliputi bahasa Jawa, bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Pemenang lomba ini rencananya juga akan tampil sebagai MC dalam acara Wisuda Purnasiswa Mei mendatang. Sedangkan lomba menghias tumpeng dan kreasi kelas adiwiyata diselenggarakan untuk mendidik kekompakan dan kerjasama antarsiswa.

“Berbagai lomba yang digelar atas inisiatif OSISMADA, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Hal ini dimaksudkan untuk bisa menggenjot talenta siswa MAN 2 Kulon Progo dalam berbagai bidang,” pungkas Anita. (siw/ast)

         

Ini juga menarik !

Matsama MANDAKU 2018

Kulon Progo (MANDAKU) – Jumat, 20/7MAN 2 Kulon Progo menggelar MANDAKU EKSPO. Kegiatan tersebut dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *