Sabtu , 17 November 2018
Home / Berita / MANDAKU Siap Lahir sebagai Madrasah Kejuruan
Kabag Ortala dan Kepegawaian bersama rombongan berfoto bersama usai keliling ke semua workshop keterampilan MANDAKU, Selasa (18/4).
Kabag Ortala dan Kepegawaian bersama rombongan berfoto bersama usai keliling ke semua workshop keterampilan MANDAKU, Selasa (18/4).

MANDAKU Siap Lahir sebagai Madrasah Kejuruan

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo MANDAKU) . Tujuh personel Ortala (Organisasi dan Tata Laksana) dari Kemenag RI yang dipimpin langsung Muhammad Munir Selasa siang mendatangi MAN 2 Kulon Progo (18/4). Mereka hadir untuk melihat secara langsung madrasah yang mendapatkan anggaran revitalisasi MA keterampilan sebesar Rp 1,5 M.
Kabag Ortala dan Kepegawaian bersama rombongan berkesempatan mengunjungi MAN 2 Kulon Progo yang merupakan madrasah reguler berbasis keterampilan. “Berharap madrasah ini ke depan menjadi revitalisasi madrasah kejuruan supaya ada kejelasan karena selama ini MA (Madrasah Aliyah) keterampilan ibarat MA peminatan saja. Artinya, MA reguler tetapi mempunyai peminatan program keterampilan sehingga ini harus didorong menjadi revitalisasai MA kejuruan yang selama ini sudah masuk pada PMA (Peraturan Menteri Agama),” tegas Munir usai berkeliling ke seluruh ruang workshop keterampilan.
Senada dengan Munir, kepala MAN 2 Kulon Progo juga menggarisbawahi bahwa untuk menjadikan madrasah unggul perlu kerja keras dan perhatian dari pemerintah. Standar MA Keterampilan harus jelas. Dengan kehadiran dari Kementerian Agama RI diharapkan mampu mengurai permasalahan MA Keterampilan dan mampu melahirkan MAN 2 Kulon Progo sebagai MA keterampilan yang unggul. “Siswa MAN 2 Kulon Progo berjumlah 605 dan 315 sendiri memilih program keterampilan melalui beberapa tes kompetensi. Inilah yang nantinya akan dijadikan MA kejuruan,” tambah Anita menegaskan tentang peminatan siswa untuk program keterampilan yang sangat tinggi.
Ditanya tentang kesiapan MAN 2 Kulon Progo, Munir juga mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan hal tersebut harus ada kesiapan dari sisi peralatan masing-masing keterampilan yakni TPHP, Tata Boga, Elektronika maupun DKV. “Adanya campur tangan pemerintah untuk memberikan kejelasan tentang kejuruan yang bagaimanakah yang sebenarnya dibutuhkan untuk aliyah. Dan MAN 2 Kulon Progo adalah satu dari lima madrasah yang harus direvitalisasi menjadi MA Kejuruan,” pungkasnya.
Di akhir kunjungan Munir dan rombongan juga sempat mampir di Kedai Ilmu Perpustakaan MAN 2 Kulon Progo. Perpustakaan ini pada Rabu (12/4) lalu memperoleh Juara 1 dalam Lomba Perpustakaan yang diadakan Balai Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kulon Progo. (ast)

         

Ini juga menarik !

MANDAKU Galang Aksi Peduli

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo –MANDAKU). Suasana duka masih menyelimuti bangsa Indonesia,  gempa besar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *