Rabu , 19 Desember 2018
Home / Berita / Tim Green House TAMANDAKU Ikuti Workshop Hidroponik
Tim Green House TAMANDAKU nampak asyik mengikuti workshop hidroponik mulai dari teori hingga praktik.
Tim Green House TAMANDAKU nampak asyik mengikuti workshop hidroponik mulai dari teori hingga praktik.

Tim Green House TAMANDAKU Ikuti Workshop Hidroponik

Kulon Progo (MANDAKU-MAN 2 Kulon Progo) . Gerak MAN 2 Kulon Progo dalam menyongsong Adiwiyata Tingkat Nasional makin nyata. Berbagai langkah guna meningkatkan kompetensi siswa yang tergabung dalam TAMANDAKU (Tim Adiwiyata MAN 2 Kulon Progo) terus dilakukan. Setelah beberapa waktu lalu Tim Kompos mengikuti pelatihan pembuatan inokulen (makanan bakteri pengurai), kini giliran Tim Green House mengikuti workshop hidroponik (23/4).

Workshop diselenggarakan di Ruang Audio Visual Perpustakaan Kedai Ilmu MAN 2 Kulon Progo. Bertindak sebagai narasumber, Edi Sukisna. Adapun materi workshop dibagi dalam tiga bagian, yakni teknik hidroponik, semai, dan nutrisi.

Materi pertama yang diberikan adalah teknik penyemaian selada, sawi sendok, dan kangkung. Narasumber memaparkan bagaimana proses penyemaian, pelarutan nutrisi, lama penyemaian, hingga masa panen. Selain menggunakan media air, bisa juga menggunakan media yang lain semisal pasir untuk menanam bawang merah. Untuk kentang, digunakan teknik aeroponik/ disemprot dengan air. Sedangkan untuk menanam pohon pisang menggunakan media tanah liat (hidroton). Apabila umur telah sampai satu bulan, tanaman semacam cabe, jagung, dan tomat bisa ditanam dalam media batu apung, kerikil, atau batu merah.

Catatan penting dalam proses penyemaian adalah diusahakan untuk menjemur pada pagi dan sore hari. Selain itu pemotongan rookwool harus dadu, ukuran 2,5 cm X 2,5 cm. Supaya mudah dilubangi, tekniknya adalah rookwool harus dibasahi terlebih dahulu. Sukisna juga menyampaikan jangka waktu penyemaian dan jarak tanam yang harus diperhatikan. Menurutnya, tiga hal tersebut merupakan teknik penting dalam hidroponik yang menentukan keberhasilan dalam bertanam hidroponik.

Antusiasme peserta terlihat ketika mereka banyak bertanya seputar teknik pengairan dan hal yang harus dilakukan pascapanen. Renaffi Ramadan, salah satu peserta yang bersemangat, mengaku senang mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai ilmu bertanam. Gerak Tim Tamandaku pun langsung terlihat sehari setelah workshop, tim TAMANDAKU segera beraksi di green house. Nurul, salah satu tim semenjak pagi sudah mempraktikkan pembuatan larutan nutrisi yang akan digunakan untuk menyemai selada.

Tujuan dari workshop ini adalah untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar-dasar pengelolaan lingkungan dan melatih siswa terampil dalam menghijaukan lingkungan. Diharapkan selanjutnya siswa mampu menghijaukan madrasah dan lingkungan tempat tinggalnya. Gerakan ini sekaligus sebagai penanaman karakter siswa untuk mencintai lingkungannya. Demikian dituturkan Merry Nirwana Rini SPd MPd, ketua Adiwiyata MANDAKU usai mengawal Tim Green House mengikuti workshop. (siw/ast)

         

Ini juga menarik !

Matsama MANDAKU 2018

Kulon Progo (MANDAKU) – Jumat, 20/7MAN 2 Kulon Progo menggelar MANDAKU EKSPO. Kegiatan tersebut dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *