Sabtu , 17 November 2018
Home / Berita / Perpustakaan MAN 2 Kulon Progo: Akses Buku di ‘Kedai Ilmu’ Kurang dari 1 Menit!
'Kedai Ilmu' Perpustakaan MAN 2 Kulon Progo Akreditasi Nasional, Rabu (22/3).
'Kedai Ilmu' Perpustakaan MAN 2 Kulon Progo Akreditasi Nasional, Rabu (22/3).

Perpustakaan MAN 2 Kulon Progo: Akses Buku di ‘Kedai Ilmu’ Kurang dari 1 Menit!

Kulon Progo (MANDAKU MAN 2 Kulon Progo) . Menjadi salah satu diantara 10 perpustakaan di DIY yang maju akreditasi nasional merupakan kebanggaan bagi Kedai Ilmu MAN 2 Kulon Progo. “Kami memberi nama Kedai Ilmu karena kedai merupakan tempat nongkrong makan dan minumnya anak muda. Harapannya bisa menimbulkan keinginan haus lapar akan ilmu pada anak sehingga ia harus makan buku. Untuk itu, perpustakaan MAN 2 Kulon Progo dikonsep dengan bentuk kedai,” papar Anita Isdarmini SPd MHum saat memberikan sambutan di depan tiga Asesor Perpustakaan Nasional RI, Rabu (22/3).

Ketiga asesor tersebut antara lain yakni Drs Tisyo Haryono MLS (Sekretaris LAP-N di Perpustakaan Nasional RI), Drs B Mustofa MLib (Pustakawan Madya dari Perpustakaan IPB), dan Drs Sudarto MSi (Widyaiswara di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional RI).

Presentasi Farida Rahmawati SPd selaku kepala perpustakaan diawali dengan testimoni dari beberapa tokoh seperti Dr Achmad Syahid, Drs H Nasri MM, Drs Harminto MM, dan Drs H Muhammad Lutfi Hamid yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan visi misi, struktur organisasi, SDM, koleksi, anggaran, pengunjung, grafik buku yang dibaca dan pinjam, hingga prestasi yang telah diraih yakni Juara II Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat SLTA/SMK/MA Negeri/Swasta Se DIY Tahun 2015.

Ditengah-tengah proses penilaian 9 komponen akreditasi, Mustofa dan Tisyo menguji pustakawan untuk mencari buku dengan layanan OPAC (Online Publik Access Catalog). Ekspresi kagum asesor pun tak dapat disembunyikan ketika Ori Rofianto SIP berhasil mengakses buku yang diinginkan, hanya dalam waktu kurang dari satu menit! “Dari sembilan sekolah yang kami datangi, hanya MAN 2 Kulon Progo yang mampu melakukan dengan benar dan cepat. Mulai dari mencari buku yang dimaksud melalui layanan OPAC hingga ke rak buku,” ungkap Tisyo yang langsung disambut dengan tepuk tangan hadirin. “Walaupun dengan koleksi dan sarana prasarana yang masih terbatas, Alhamdulillah telah mampu menunjukkan kinerja yang sangat baik.”

Selama proses penilaian, asesor terlihat puas dengan layanan dari setiap tim akreditasi. Sudarto bahkan menuliskan kesan bahwa Perpustakaan MAN 2 Kulon Progo sudah dikelola dengan baik, berbasis Teknologi Informasi, nyaman, dan ramah. “Impresif. Sangat bagus sekali. Teori-teori ilmu perpustakaan diterapkan dengan baik, diblend dengan kreativitas. Hasilnya optimal.” Itulah kesan senada yang disampaikan Mustafa.

Lebih lanjut ketiga asesor juga berpesan agar perpustakaan MAN 2 Kulon Progo bisa memanfaatkan adanya impassing jabatan fungsional perpustakaan April mendatang dan perlunya menambah koleksi buku antara lain dengan memanfaatkan networking dan E-resources yang ada.

Turut hadir sebagai bentuk dukungan menjadi satu-satunya madrasah di DIY yang ikut akreditasi, Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY, Kakankemenag Kulon Progo, Kepala BPAD Kulon Progo, Kasi Dikmad Kulon Progo, Kepala Sub Bidang Pembinaan Perpustakaan BPAD DIY, dan komite madrasah.

Anita mengharapkan MAN 2 Kulon Progo menjadi sekolah yang berstandar nasional maka salah satu faktor yang menunjang hal tersebut adalah dengan adanya akreditasi nasional. Madrasah adalah tempat untuk belajar agama dan memperdalam ilmu maka harus di tempat yang nyaman yaitu masjid, dan perpustakan. Sedang penunjangnya adalah tempat yang sehat, asri, dan hijau lewat go green atau adiwiyata yang Juli mendatang MAN 2 Kulon Progo juga akan maju adiwiyata nasional. (ast)

         

Ini juga menarik !

Matsama MANDAKU 2018

Kulon Progo (MANDAKU) – Jumat, 20/7MAN 2 Kulon Progo menggelar MANDAKU EKSPO. Kegiatan tersebut dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *