Minggu , 18 November 2018
Home / Berita / Safira, Pejuang Tinta dari MAN 2 Wates
Safira saat menerima penyerahan hadiah, Senin (23/1).
Safira saat menerima penyerahan hadiah, Senin (23/1).

Safira, Pejuang Tinta dari MAN 2 Wates

Kulon Progo (MAN 2 Wates MAN 2 Kulon Progo) – Safira Hanan Nafiah atau yang akrab dipanggil Mbak Cin oleh teman sekelasnya, adalah pejuang tinta berikutnya setelah Annisa Wardatul Jannah dan Salasifa Lady Andini. Berkat keikutsertaannya dalam workshop jurnalistik yang diselenggarakan Cagar Budaya Kulonprogo, ia menuai buah manis dinobatkan sebagai juara kedua Karya Tulis Terpilih Workshop Jurnalistik Cagar Budaya bagi Pelajar 2016) bertema warisan budaya dan perjuangan.

Di akhir tahun 2016, Safira adalah salah satu peserta workshop jurnalistik, yang langsung mengenalkan para peserta yang merupakan pelajar SMA/SMK se-Kulonprogo mengenai bagaimana seorang jurnalis bekerja di lapangan. Dua hari workshop, mereka diberi kesempatan untuk berkunjung ke Benteng Vredeburg, mengadakan observasi, dan wawancara. “Pengalaman yang menyenangkan dan sebenarnya sayanervous saat harus mewawancarai pengelola dan juga pengunjung. Tapi setelah itu, sudah tidak ada masalah lagi kok,” papar gadis pehobi renang itu.

Metode yang diberikan Cagar Budaya terbukti memantik gairah pelajar untuk menulis dengan observasi. “Yah, saya seperti jadi jurnalis beneran,” kata Safira. Dari bahan yang diperoleh, di hari kedua mereka menuangkan hasil observasi dan wawancara itu menjadi tulisan. “Tulisan saya berjudul Benteng Vredeburgh Sumber Sejarah Sumber Inspirasi, dan ini menjadi motivasi saya untuk lebih mengembangkan lagi kemampuan menulis, dan ikut lomba menulis lainnya.” Ungkap Safira, yang mengaku suka membaca buku apa saja dan juga menulis di waktu-waktu senggangnya.

Hadiah dari pihak Cagar Budaya diserahkan oleh kepala madrasah, Anita Isdarmini SPd MHum dalam upacara bendera hari Senin (23/1). Paket hadiah yang diterima Safira pastinya tidak lantas membuat ia puas. Ia masih duduk di kelas X IPS 3 dan bercita-cita menjadi guru, ia berpesan kepada teman-teman pelajar untuk senantiasa belajar dan mengembangkan diri. “Penting juga mengunjungi cagar-cagar budaya, di sana banyak inspirasi, bertemu banyak orang, dan kita bisa mendapat bahan tulisan yang banyak, akhirnya tulisan kita juga lebih berkualitas, deh!” pesannya. (siw/ast)

         

Ini juga menarik !

PPDB MAN 2 Kulon Progo Tahun Pelajaran 2018/2019

Kulon Progo – Tahun ini, MAN 2 Kulon Progo menerima siswa baru dengan sistem boarding …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *