Rabu , 19 Desember 2018
Home / Berita / Panah Aksara MAN 2 Wates ‘Double Strike!’
Anissa saat menerima sertifikat dan uang pembinaan dari HIMA APMD Yogyakarta, Kamis (8/12).
Anissa saat menerima sertifikat dan uang pembinaan dari HIMA APMD Yogyakarta, Kamis (8/12).

Panah Aksara MAN 2 Wates ‘Double Strike!’

Kulonprogo (MAN 2 Wates). Panah Aksara, sebuah ekstrakurikuler MAN 2 Wates bidang menulis fiksi dan nonfiksi bimbingan guru Bahasa Indonesia yang juga produktif menulis fiksi, Siwi Nurdiani, S.Pd., berhasil meraih dobel strike! Adalah Annisa Wardatul Jannah dan Salasifa Lady Andini, siswa ekstrakurikuler Panah Aksara dan juga jurnalis muda MAN 2 Wates ini memperoleh juara I dan II lomba penulisan esai yang diselenggarakan HIMA APMD Yogyakarta. Hadiah diserahkan langsung oleh pihak HIMA APMD Yogyakarta, Kamis (8/12).

“Even kepenulisan seperti itu jangan dilewatkan,” ungkap Anita Isdarmini, S.Pd. M.Hum, kepala MAN 2 Wates yang juga guru Bahasa Indonesia tersebut. “Sejalan dengan misi literasi kita, saya yakin jika anak-anak giatkan literasi, even lomba kepenulisan manapun bisa kita taklukkan,” tambahnya.

Esai berjudul “Bisa karena Biasa” yang ditulis oleh Annisa Wardatul Jannah berhasil mencuri perhatian juri, mengupas masalah kepedulian sosial era ini yang kian memudar, Annisa membidik manis bagaimana Islam telah menanamkan rasa peduli itu sebagai sendi terpenting dalam agama Islam setelah ibadah Illahiyah. Annisa, salah satu santri Boarding School Miftahul Ulum MAN 2 Wates itu memang terkenal kritis di antara teman-temannya. Pemikiran yang seringkali selangkah lebih dari teman sekelasnya, terbukti membawa esai karya Annisa melaju di puncak penjurian.

Berbeda dengan Annisa, Lala (panggilan akrab Salasifa), yang beberapa waktu lalu berkesempatan mengikuti pelatihan penulisan di BBY, mengangkat kondisi sosial di Kabupaten Kulonprogo. Esai Lala yang berfokus kepada bagaimana Kulonprogo menjalankan sistem pemerintahan yang siap hadapi MEA dengan komitmen bela-beli Kulonprogonya akhirnya dilirik juri. “Saya banyak belajar di Kulonprogo,” ungkap Lala, santri Boarding School Miftahul Ulum MAN 2 Wates yang asli Pemalang ini. “Saya senang, akhirnya esai yang saya buat bisa lolos dalam lomba penulisan bergengsi ini,” tutur Lala ramah.

Semoga dengan mengikuti even-even kepenulisan lain, menoreh prestasi gemilang lain. Di bidang apapun, setiap bakat dan proses belajar, akan membuahkan prestasi. Madrasah Lebih Baik, lebih Baik Madrasah! (ast)

         

Ini juga menarik !

PPDB MAN 2 Kulon Progo Tahun Pelajaran 2018/2019

Kulon Progo – Tahun ini, MAN 2 Kulon Progo menerima siswa baru dengan sistem boarding …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *