Sabtu , 17 November 2018
Home / Berita / Kegiatan Madrasah / Alumni MAN 2 Wates Dilantik menjadi Kepala Madrasah
Alumni MAN 2 Wates Dilantik menjadi Kepala Madrasah
Alumni MAN 2 Wates Dilantik menjadi Kepala Madrasah

Alumni MAN 2 Wates Dilantik menjadi Kepala Madrasah

Kulonprogo (MAN 2 Wates) Hari ini, Jumat (18/11) menjadi hari yang tak terlupakan bagi Khoiriyatun, S.Pd., M. Sc. karena menjadi salah satu orang terpilih untuk dilantik sebagai kepala madrasah bersama 14 lainnya. Bertempat tugas di Madrasah Aliyah Negeri Wates 1, Khoiriyatun lolos setelah melalui tahap demi tahap seleksi yang cukup ketat, mulai dari seleksi administrasi, psikotes, wawancara, dan BTQ (Baca Tulis Quran).

Khoiriyatun sebelumnya adalah alumni MAN 2 Wates tahun 1994 dan menerima SK pertama sebagai guru Fisika di MAN 2 Wates pula. Sejak sekolah Khoir sudah menekuni dunia kepramukaan. Melalui pengalaman inilah yang membuatnya semakin matang. Di saat yang bersamaan pula, mantan guru SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) MAN 2 Wates, Widodo,S.Pd.I juga dilantik sebagai Kepala MIN Sindutan Kulonprogo.

Bertempat di aula lantai 3 Kanwil Kemenag DIY, Khoiriyatun bersama 14 kepala madrasah disumpah oleh Kakanwil Kemenag DIY. Dalam amanahnya Nizar berpesan agar kepala madrasah yang baru bisa melakukan terobosan-terobosan untuk menjadikan madrasah lebih baik, baik dari dimensi akademik untuk mencapai nilai UN yang tinggi maupun capaian prestasi nonakademik atau dimensi spiritual. Mampu merekayasa, mempunyai konsep anak didik menjadi tahfid sesuai dengan kemampuannya.

“Selamat, Anda adalah pilihan. Jangan sia-siakan karena tahun depan kita menjadi tuan rumah KSM dan Aksioma. Selanjutnya, harus bisa mengakomodasi semua elemen madrasah, jangan pilih kasih agar tidak menimbulkan konflik. Harus belajar memanajemen konflik, Anda tidak boleh terpengaruh. Karena konflik bisa menjadi sebuah potensi luar biasa dan bahkan dengan konflik akan memicu madrasah untuk terus maju dan berkembang, Kerja Keras Kerja Cerdas!” tegasnya.

Meski diwarnai dengan gempa di ujung amanatnya Nizar justru mengambil hikmah bahwa ini adalah peringatan bagi kita. Mengilustrasikan bahwa ancaman ke depan pasti ada dan bagaimana kita mengatasinya. “Selamat bekerja dengan baik, mudah-mudahan Allah merestui, membimbing, dan meridhoi untuk menakhodai madrasah yang Anda olah,” pungkasnya. (ast)

         

Ini juga menarik !

PPDB MAN 2 Kulon Progo Tahun Pelajaran 2018/2019

Kulon Progo – Tahun ini, MAN 2 Kulon Progo menerima siswa baru dengan sistem boarding …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *