Rabu , 19 Desember 2018
Home / Berita / Keagamaan / MAN 2 Wates : Berkurban untuk Berbagi
Proses penyembelihan, memotong, membagi, memasak, hingga menyajikan daging kurban MAN 2 Wates, Selasa (13/9).

MAN 2 Wates : Berkurban untuk Berbagi

Kulon Progo (MAN 2 Wates) – Berkurban untuk berbagi bersama dalam bingkai indahnya ketaqwaan itulah kegiatan yang diadakan MAN 2 Wates dengan penyembelihan hewan kurban sapi (13/9).

Penyembelihan sapi dilakukan tepat pukul tujuh di lapangan barat MAN 2 Wates dengan disaksikan seluruh siswa, guru dan pegawai. Menurut Drs H Suyasman MA selaku kepala lab keagamaan bahwa kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk pembelajaran bagi siswa bagaimana cara menyembelih hewan dengan benar menurut syari Islam dan melatih siswa untuk berkurban serta berbagi sesama.

Pada saat penyembelihan, OSIS dan beberapa siswa putra juga dilibatkan. Dari sini mereka belajar tentang tata tata penyembelihan, penanganan, dan pembagian daging kurban. Selanjutnya daging kurban dikemas dalam kantung-kantung plastik bertuliskan MAN 2 Wates. Untuk siswa, masing-masing kelas mendapat jatah sekitar 3 kg kemudian dimasak dalam lomba mengolah daging kurban sesuai dengan kretivitas siswa. Sedangkan sebagian besar paket daging lainnya dibagikan ke warga sekitar madrasah serta kaum duafa.

Tampak sangat antusias semua siswa dari kelas X, XI, dan XII untuk mengikuti lomba memasak yang berbahan dasar daging tersebut. Semua siswa terlibat memasak. Semua sibuk bergotong-royong berlomba akan menyajikan yang terbaik. Koridor ruang keterampilan di sisi barat madrasah pun berubah menjadi dapur massal.

Alhasil, berbagai macam kreasi masakan telah diciptakan para siswa. Mulai dari soto, sate, rendang, tongseng, kicik, rica-rica yang semua memang beroreintasi pada masakan yang sudah terbiasa di lidah pada umumnya. Untuk penyajian pun semua peserta mengeluarkan segenap kreativitasnya. Termasuk bagaimana membuat garnis, menghias buah, tulisan menu yang menawan hingga menyulap meja saji menjadi romantis.

Juri lomba sendiri dengan melibatkan guru-guru TPHP (Teknik Pengolahan Hasil Pertanian)/ Tata Boga dan guru seni.Sedangkan penilaian meliputi pembuatan bumbu, rasa masakan, kebersihan dalam mengolah daging, kekompakan kelas, kreativitas masakan, dan kreativitas dalam penyajian.

“Sangat senang dengan kegiatan ini, kita dapat berlatih kurban kemudian berbagi dengan warga sekitar. Selain itu kita diberi kesempatan untuk mengolah daging sesuai dengan kreativitas kita,” jelas Bagaskara siswa kelas XI IPA 2 yang juga sebagai salah satu paskibra tingkat kecamatan Wates. (est/ast)

         

Ini juga menarik !

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MAN 2 Kulon Progo

Kulon Progo – Tahun ini, MAN 2 Kulon Progo, membuka pendaftaran Jalur Prestasi tahun pelajaran …

Satu komentar

  1. pendidikan mengenai kurban memang harus sejak dini, agar para siswa didik mengenal ibadah kurban dan sejarahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *